Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murahini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Donwoori Suki Bandung Review

Donwoori Suki Bandung review, menu, harga, dan first impression! (dikata makeup)


Halo semuaaaa!

AKU KEMBALI!

Gimana liburannya? Masih hawa-hawa pengen di Bandung gitu yang tanpa AC aja 20 derajat celcius yaaa hahaha AC di rumah Jakarta aja biasanya di 24 lol.

Oke semoga nggak lupa dan nggak ketunda-tunda saya mau review resto Donwoori Suki di Bandung. Tempatnya di Jalan Lombok atau cek di IG nya lahhh @donwoorisuki.

Nah, first of all, sebagai orang Bandung, saya sebenernya paling galau ditanya jikalau di Bandung enaknya makan di mana? Ya alasannya ialah saya ke Bandung beberapa bulan sekali doang jadi jikalau makan ya ... di rumah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Iyalah, nggak pulang usang yang dicari jikalau pulang ya masakan rumah laahh. Makanya saya blank banget sama resto-resto yang tiba dan pergi silih berganti mengalahkan jamur di isu terkini kemarau (adaaa).

Tapi kemarin kebetulan dadakan diajakin sahabatnya JG dari kecil untuk makan di Donwoori ini. Saya lagi bobo siang dicolek-colek disuruh mandi dan diajak pergi. Ya ayolah!

Yang pertama dipikirin ialah "pasti parkirnya susah" alasannya ialah yaaa Jalan Lombok segitu-gitunya kan. Tapi untung nyampe sana pas banget ada satu spot kosong yay! Nggak waiting list pun jadi pribadi dapet duduk, padahal pas jam dinner banget loh.

First impressionnya? Ini dia.





Gemes yaaa. Semua biru muda dengan quote di dinding blok kotak ala Scrabble gitu. Dan terang benderang! Perfect Instagram lighting!

Di setiap meja ada kompor bersama kaya di Hanamasa dan kita dapat pilih isian sukinya sendiri. Mau ketawa sendiri pas liat di balik isian suki ialah ... formasi bakwan malang kaya di Baso Enggal. WHY? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Okelah fusion banget ya tapi fusion suki dan baso malang banget atuhlah? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Pas cek di IG nya mereka pas bulan mulia juga bikin botram Korea. Ala liwetan tapi hidangan Korea. Sungguh kreatip! πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

Pesen apa aja? Btw ini saya copas dari caption IG saya yaaa hahaha follow plis yang belum follow @annisast. Fotonya nggak noise kok lol.



Ramen tteokbokki pake mozarella. Ini enak. Ya yummy tteokbokki lahhh, rasa gochujang hahahaha. Tteok-nya dikit tapi must try lahhh. Enak!



Chicken wings mozarella (nggak ada di buku menu! orang lain kok tau! ini kami nyontek meja sebelah! JG nanya "teh itu apa?" πŸ˜‚) rasanya biasa ajyahhh. Chicken wingsnya biasa, mozarellanya rada kurang.

Cuma ya ala-ala Ojju ajalah dapat gulung-gulung keju. Tampak yummy dan memang tampak doang hahahahahha. Sori gengs, saya nggak dapat bilang yummy padahal nggak enak-enak amat. :(




Suki. Bisa split kuah (misal kaya gini, setengah original setengah tom yam) terus ambil sendiri isiannya (alah). Ini yummy tapi jikalau diitung-itung balasannya mahal. Mending ke all you can eat bahahaha.

Dagingnya juga kurang seger. Ada bagian-bagian yang udah menghitam. 😢 Kuahnya yummy sih, @azxylo nambah udon 2x πŸ˜‚



Dan iya mahal! Saya pesen segitu, dengan 6 plate suki abis sekitar 400ribu. Ya mending ke Kintan/Shaburi lahhh abis segitu juga terang all you can eat ya kan. Kenyang kenyang deh hingga bego.

Terus kusungguh lelah dengan waiter/waitress-nya. Kondisi nggak super crowded tapi lambat banget. Temennya JG melamun alasannya ialah mendekat ke salah satu waitress dan bilang mau order dijawab dengan:

"Jangan ke saya mas"
"Terus ke siapa?"
"Yang lain aja tapi jangan saya"

LHA. Ngakak apa ngepet? πŸ˜‚

Saya juga nunjuk satu hidangan (yang ternyata ialah pare gengs) terus nanya out of curiosity aja sih alasannya ialah di foto apa sih ijo mlenuk-mlenuk tengahnya putih kaya somay.

"Ini apa mas?"
"Nggak tau teh"
"Eehh kumaha si aa teh, aa teu apal terus saya kumaha!"

T______T

Makara yaaa, udalah cukup sekali aja ke sini mah lol. Tips! Pesen tteokbokki ramyeon itu terus foto-foto sepuasnya. Interiornya memperindah feed banget kok.

Makara yah begitulah! Apa yang kurang sih ya ampun jarang-jarang ya review resto gini.

Mau ke sini lagi?
Kalau ditraktir mah ayo aja hahahaha (mental gratisan)



-ast-

Detail ►

Ulang Tahun Bebe


Horeee, inget untuk update dongeng Bebe hahaha. Saya kadang suka ragu update dongeng Bebe alasannya yah, dongeng anak orang lain kan hanya menarik untuk orangtuanya sendiri. Tapi ya udahlah, yang penting saya punya rekam jejak kehidupan Bebe.

Maklum anaknya pelupa bangeeett. Sampai kini jikalau baca tulisan-tulisan usang ihwal Bebe saya kadang “woh iya ia pernah gini ya!” Kalau nggak ditulis mah babay ajalah, nggak bakal inget apa-apa. Padahal saya kan anaknya menghargai kenangan banget. Ehm.

Makara yah, udah satu bulan berlalu semenjak Bebe umur 3 tahun, jadi umurnya 3 tahun 1 bulan (astaga dijelasin amat). Bebe akibatnya ultah di daycare yeaayyy.



Ultah itu kan ia yang mau ya, ia yang suatu hari memutuskan “salo mau ulang tahun, salo tidak nenen lagi”. Bukan saya yang nawarin. Makara ia super excited, nyanyi “Happy Birthday Salo” terus-terusan dan mengganti ilham camilan manis ultah SETIAP HARI.

(Baca: Akhirnya Bebe Menyapih Dirinya Sendiri)

“Ibu nanti kuenya Super Wings ya!”

Besok paginya.

“Ibu, kuenya Mickey Mouse aja deh!”

Sorenya.

“Ibu, saya mau kuenya Ultraman!”

Terus ibu stres. Bukan stres alasannya Bebe berubah pikiran terus. Tapi stres alasannya harga camilan manis huruf itu ya ampun mahalnya!

Karena pembuat camilan manis huruf itu seniman banget gengs, gilaaaa. Pada jago-jago amat. Ya ada sih yang nggak artsy, jadinya selain karakternya nggak mirip, nggak keliatan “hidup” dan nggak kece aja.

Tapi kan ibu ogah dong keluar uang 1,5juta hanya untuk kue! Kalau karakternya kecil dan cuma satu doang dapat sih 1juta. TAPI TETEP AJA DUH.

(Versi singkat dari dongeng ini sudah saya posting di Instagram. Iya kini saya memperlakukan Instagram sebagai short blogpost. Follow ya! @annisast )

Akhirnya dengan brilian saya memutuskan untuk beli Duplo aja. Duplo Airport alasannya Bebe seneng banget Duplo. Kemudian saya rencanananya mau beli camilan manis di Tous Le Jours terus tancapkanlah pesawat Duplo di atasnya. Sungguh brilian kan saya besar hati pada diriku sendiri muahahaha.



Tapi pas malem sebelumnya ke Sency, Tous Le Jours kuenya abis! Nggak sisa satupun hih murung amaaatt. Akhirnya pake camilan manis coklat Bread Talk (200k saja) plus beli Duplo Airport sebagai hadiah ulang tahunnya. Kemudian saya awalnya males dekor-dekor kan ya udalah yang penting ada kue, tiup lilin, selesai. Eh H-3 JG ke Ambasador dan video call sama saya dari toko party supplies dan wow gemes-gemes yaaa. Sungguh pekerjaan idaman banget punya toko party supplies dapat bikin orang bahagia.

Ya udah terus beli paper bag buat goodie bag mbak daycare dan beli bunting flag polkadot yang kemudian saya tempel gambar-gambar pesawat semoga sesuai tema. Iya temanya jadinya pesawat, nyesuain si Duplo Airport aja sih. Paper bag buat mbak juga saya tempelin pesawat.

Yang sebelumnya tidak niat jadi malah bikin undangan, tag ucapan terima kasih, ini ono ngeprint dengan gambar yang juga pada akibatnya beli di Creative Market alasannya duh, nanggung ya kan. Gambar sendiri mah nggak dapat juga. Plus bikin kaos juga akibatnya yang sesuai tema. KOK JADI BANYAK YAAA.

Terus apa kabar yang ulang tahun?

Yang ulang tahun kalem aja tuh. Sampai hari H malah bengong. Overwhelming alasannya semua perhatian buat dia. Semua orang nyanyi Happy Birthday ia duduk manis aja. Padahal pas latian mah kenceng banget di mana-mana nyanyi Happy Birthday Salo.



Cerita apa lagi yaaaa! Oiya goodie bag!

Goodie bag belum dewasa saya pesen di @idekuhandmade. Saya tau mbak Puri ini duluuu pas masih kuliah apa ya, saya kan seneng jahit, beli buku kreasi bantal karya mbak Puri, dari situ eksklusif ngefans hahaha.



Pas Bebe ultah ke-1, sebenernya udah pengen bikin pouch di idekuhandmade cuma waktu itu dadakan banget dan nggak punya uang (kasian haha). Tahun ini alhamdulillah punya rezeki lebih jadi kesampaian deh bikin pouchnya di idekuhandmade. Ibu senang!

Adminnya ramah dan sabar banget, terus selesai sebelum deadline juga laff deh. Pouch idekuhandmade ini handmade dan handdrawn alias digambar eksklusif satu-satu! Makara beneran nggak ada dua pouch yang sama alasannya niscaya tarikan garisnya beda.



Isi pouchnya botol minum Tupperware dan Snazzy Boom. Tupperware kontribusi ibu saya hahaha bokek lol. Sementara Snazzy Boom ini tau dari postingan Instagramnya mbak Nuniek Tirta. Isinya rambut nenek gitu gengs, ada bola coklatnya juga. Enak dan manisnya pas.



Saya soalnya nggak mau ngasih jajanan ke anak lain soalnya Bebe sendiri nggak makan jajanan. Tapi ya jikalau ultahnya ngundang banyak anak kan bokek ya jikalau goodie bag mahal-mahal. Kayanya saya males sih bikin ultah jikalau yang diundang banyak mah hahahaha. Ini Bebe dapat segini goodie bagnya alasannya cuma 9 anak doang kan.

Untuk goodie bag mbak saya nggak kasih pouch idekuhandmade alasannya sayang aja, mahal hahahaha. Makara cuma pake kantong kertas, isinya macaroni schotel yang yummy banget pesen di temen kantor sama Snazzy Boom juga.



Udah sih itu aja!

Bebe seneng dapet hadiah dan hingga kini masih ada hadiah yang saya sembunyikan alasannya sayang aja jikalau dibuka sekaligus semua. Dikit-dikit laaahh. Lagian mainan ia udah banyak juga kok!

Sampai jumpa di dongeng Bebe berikutnya!

-ast-

PS: Maafkan muka anak lain jadi semangka dan nanas alasannya takutnya nggak boleh diupload sama orangtuanya hehe.

Detail ►

Kembali Mewujudkan Mimpi


Sejak awal pacaran, saya dan JG selalu menciptakan resolusi tahun gres bersama setiap tahun. Sudah pernah saya ceritakan kan ya, bagaimana kami selalu menciptakan list hal-hal yang ingin dicapai setiap tahun.

List itu kemudian didesain sedemikian rupa dan menjadi dua ukuran. Satu ukuran wallpaper hp dan satu lagi ukuran wallpaper laptop. Ketika tahun berganti, maka wallpaper pun berganti.

Kalau mau ditulis di kertas juga lebih manis lagi. Tempel di dinding sebelah kasur, atau di pintu kulkas, atau di pintu kamar. Di mana saja asal selalu terlihat.

Dari tahun ke tahun hampir semua yang kami tulis terwujud. Bahkan tahunnya belum selesai, biasanya semua resolusi sudah di tangan! Wallpaper pun sanggup diganti. Malah pernah dalam setahun menciptakan dua list resolusi saking semua sudah terkabul di setengah tahun pertama.

(Detail di sini: Resolusi Tahun Baru)

Maka kami pun menciptakan resolusi yang lebih dan lebih lagi. Tidak muluk-muluk ibarat mulai berolahraga, resolusi kami biasanya seputar gaji, gadget baru, atau liburan ke luar negeri. Intinya hal-hal yang ingin dicapai di tahun itu.

Kecuali tahun ini.

Desember 2016 saya merenung apa yang ingin saya capai di tahun 2017. Tidak ada. Saat itu ibarat tidak ada. Rasanya kami sudah merasa cukup dengan harta benda. Saat itu yang di otak saya hanya dua:

1. Konmari-kan rumah Bandung dan Jakarta. Ini sudah hampir selesai. Hampir alasannya yaitu sepertinya tidak akan selesai 100%. Berkat Konmari, saya juga berpikir ulang untuk membeli sesuatu yang kurang penting dan ini rekor hahaha.

Saya dongeng lengkap di sini: Beres-beres Rumah dengan Metode Konmari Yuk!

2. Menyelesaikan dana pendidikan Bebe untuk masuk SD. Masih 3-4 tahun lagi memang deadline-nya, tapi kalau sesuai rencana selesai tahun ini niscaya selesai. Berkat beberapa rezeki yang tidak terduga Alhamdulillah. Biarlah sudah 3 tahun tidak liburan asalkan uang SD Bebe selesai dulu. Tidak damai rasanya liburan dengan utang uang pendidikan hahaha.

Lengkapnya sanggup dibaca di sini: Tahap Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Dengan demikian, dua hal itu tau-tau 85% selesai. Saya dan JG pun mulai merenung. Apa lagi yang ingin kita capai?

Chat demi chat di siang hari, dialog di kendaraan beroda empat pagi-pagi, diskusi dikala makan malam, alhasil merumuskan mimpi baru. Mimpi usang yang dulu rasanya jauh sekali kini rasanya makin erat dan sayang jikalau tidak dikejar dengan berlari lebih cepat, Untuk mimpi yang ini deadline-nya agak panjang, tidak satu tahun.

Saya pun pribadi menciptakan wallpaper baru. Wallpaper resolusi dengan deadline terpanjang, empat tahun. Tidak sanggup saya ceritakan alasannya yaitu masih terlalu jauh. Lewat mimpi itu muncul tekad-tekad baru. Tekad yang menciptakan hati bergemuruh jantung berpacu kencang. Nervous dan excited. Kami niscaya bisa!

*TUMBEN SIS PUITIS AMAT NULISNYA HAHA*

Dan punya mimpi ibarat ini deg-degannya emang bikin murung dan mellow hahaha. Meskipun saya dan JG anaknya konkret banget, niscaya ada laahh ketakutan untuk gagal. Maka kami pun mendiskusikan plan B dan C - nya. Kaprikornus nggak ada yang namanya gagal, yang ada hanya mengganti rencana dengan rencana berikutnya.

Meski deg-degan, punya mimpi juga bahagia sekali! Rasanya hidup kembali punya tujuan sehabis setengah tahun hanya diam, leyeh-leyeh, beres-beres kenangan dan buang berbagai barang yang selama ini numpuk nggak jelas, cuma jadi energi negatif doang.

Aku senang!

Oiya selain menulis dan memvisualkan resolusi, kami juga biasanya berpegangan tangan erat-erat, memejamkan mata, dan meneriakkan mimpi itu berkali-kali di dalam hati. Pake arahan start dan stop. Caranya gini:

1. Tentukan kalimat tujuan, detail dan spesifik. Misal "mau beli kendaraan beroda empat merek A dari dealer alias gres bukan kendaraan beroda empat bekas paling lambat bulan September 2018".
2. Tentukan siapa yang akan kasih arahan start dan stop
3. Pegangan tangan kuat-kuat dan merem, tukang arahan bilang "START!"
4. Masih pegangan tangan, merem, teriakkan dalam hati kalimat yang tadi sudah disepakati. Teriakkan berkali-kali sebanyak mungkin hingga tukang arahan bilang "STOP!"

Sounds stupid? Kalian terlalu negatif kali hahahaha.

Teriak dalam hati sama-sama gini bikin pikiran konkret coba deh. Bikin hati rasanya makin mantap sama tujuan. Dulu waktu masih main sama temen-temen, kami biasanya begini ramean. Kaprikornus misal ada yang ingin sesuatu, kami merem sama-sama dan teriak dalam hati sama-sama. Ini cara lain untuk berdoa, juga berteriak biar universe mau bekerja sama. Afirmasi. :)

Kaprikornus ya, pesannya untuk kalian yang belum nikah, kalau memang berniat nikah maka carilah pasangan yang sanggup diajak berdiskusi mewujudkan mimpi. Yang sanggup excited merumuskan masa depan ingin dibawa ibarat apa.

Yang udah nikah mah nggak usah dibilangin lagi lah ya, niscaya udah punya lah mimpi sama-sama kalau memang komunikasinya manis mah, ya kan ya dong?

Doakan saya ya gengs! Kalau kalian lagi nganggur boleh loh merem dan teriakkan dalam hati "semoga Annisa Steviani berhasil menerima apa ya ia inginkan!"

MAKASIHHHH. SELAMAT MEWUJUDKAN MIMPI!

-ast-

Detail ►

Beres-Beres Kenangan Dengan Google Photo

Tips back up foto dengan Google Photos.


Siapa yang pusing sebab foto awut-awutan di mana-mana dan nggak terperinci harus cari ke mana jikalau butuh?

SAYA NGGAK DONG. Hahaha.



Sebabnya, saya selalu back up semua foto saya di Google Photos. Kalian juga? Rapi nggak albumnya? Kalau sekadar di-upload aja tanpa ditata sih ya sama aja awut-awutan dong.

Oiya Google Photos ini bukan cuma aplikasi ya. Buka di browser juga bisa, jadi nggak perlu download aplikasi.

Nah meski kedengerannya simpel alias alah upload doang cincay, ada beberapa tips yang mungkin dapat berguna. Tips ini khusus buat kalian yang emang pengen foto-foto rapi, nggak awut-awutan dan nggak susah nyari.

πŸ’Ύ Setting Google Photos

Pertama, setting dulu Google Photos nya semoga nggak upload ukuran sebenarnya. Iya jadi dikompres. Karena jikalau dikompres, Google kasih kita storage unlimited!

Caranya pastikan kau login di akun Google, terus buka photos.google.com dan ikuti step by step di bawah ini:



Nah jikalau itu diceklis, otomatis semua foto yang kita upload itu keresize. Masih gede kok ukurannya jikalau untuk kebutuhan di internet mahhh. Masih HD, 16 MP, jikalau kata Google masih dapat dicetak dengan ukuran 24x16 inches (60x28 cm).

Kecuali jikalau fotonya penting banget dan suatu hari rasanya kalian mau bikin billboard dengan foto itu, ya udah save di harddisk lahhh yang ukuran sebenarnya. Google Photos khusus buat kenangan aja, alias yang penting fotonya nggak hilang.

πŸ’Ύ Jangan auto sync/back up

Buat kalian yang punya aplikasi Google Photos di hp, matiin auto sync dan back up nya. Iya sih ngirit waktu tapi akibatnya awut-awutan banget. Ya gitu aja seberantakan di gallery HP kan sebab ia back up sesuai tanggal aja hahaha

πŸ’Ύ Bikin folder dulu di laptop

Copas dulu foto dari HP/kamera ke laptop. BERESIN DULU FOTO-FOTO ITU OFFLINE LAPTOP. Bikin dulu folder sesuai kategori yang mau diback up.

Misal satu folder namanya “Papua, Agustus 2015”, folder lain “Lebaran 2017” ya sesuai kawasan dan kejadian atau apalah bebas. Saya sih lebih suka pake momen dan tanggal serta tahun semoga carinya gampang. Nantinya folder ini akan jadi album di Google Photos.

Nah jikalau foto Bebe yang mana entah berapa puluh ribu semenjak ia lahir lol, saya back up menurut usia Bebe. Kaprikornus sebulan sekali rapihin di folder, jikalau butuh tinggal diperkirakan oh itu pas Bebe lagi umur sekian nih.

πŸ’Ύ TIPS UPLOAD!

Uploadnya gini semoga nggak pusing. Yang penting jangan upload sekaligus banyak gres bikin album soalnya jikalau di tengah jalan internet mati, nanti fotonya awut-awutan lagi nggak masuk ke album. Ikutin step by step ini:

1. Upload satu foto dulu
2. Create new album
3. Masukin nama album, gres drag and drop sisa foto eksklusif ke dalem album ini. Kalau tengah jalan internet mati, semua foto udah kondusif di dalem album.



Soalnya saya suka upload foto Bebe sebulan gitu sekaligus 1000 foto misalnya, gres 800 foto terus connection error. Kelar lah udah itu 800 foto nyebar di mana-mana nggak di dalam satu album. Kalau udah gini saya suka stres sendiri #ocd lol.

πŸ’Ύ Rajin back up

Luangkan waktu sebulan sekali untuk back up dan pasti foto-foto kalian nggak akan awut-awutan lagi. Untuk meluangkan space di harddisk, foto yang nggak terlalu penting hapus aja, kecuali ya itu tadi, ingin punya ukuran bahwasanya sebab siapa tau suatu hari butuh bikin billboard segede dinding rumah. Ehm.

πŸ’Ύ Video gimana?

Video ikut ke-back up juga kok. Ikut dicopy aja, nanti ia otomatis jadi 1080 px. Masih HD lah itu. Masa iya nyimpen video 4k terus mau gratisan hahaha.

Kenapa nggak back up di Facebook aja?

Upload ke Facebook itu lebih ke-compress lagi fotonya jadi ukurannya jauh lebih kecil dibanding Google Photos. Lagian Google Photos juga dapat deteksi wajah, lokasi, dan bikinin gif gitu dari beberapa foto yang seolah-olah lucu deh.

Fotonya private nggak?

Fotonya private tapi URL nya dapat dishare. Anggap URL ini kaya nomer handphone lah. Kalau nggak dishare, orang lain nggak dapat telepon kita kan jadi jikalau url nggak di-share yang orang lain nggak dapat buka juga. Saya sih nggak share ke siapa-siapa sebab tujuannya kan emang cuma buat back up doang.

Terus dapat juga upload-nya ke Google Drive terus sync ke Google Photo. Cuma saya males sebab nambah-nambahin folder Drive aja awut-awutan pusing. Kaprikornus ya foto ya udah sesuai fitrahnya di Google Photos. Drive buat dokumen aja.

Oiya saya juga pake dua akun Google. Akun pertama khusus buat Bebe dan keluarga. Akun kedua buat foto-foto zaman liputan dan pacaran dulu sama JG hahaha.



Udah sih gitu aja. Karena apalah arti kenangan jikalau tidak dapat dikunjungi kembali kapan-kapan. Benar bukan? ;)

-ast-

Detail ►

#Sassythursday: Hari Pertama Sekolah


Hai semuanya!

Saya tuh lagi siwer hari banget deh, dipikir kini masih Rabu! Terus mikir wah udah 2 hari nggak update blog. Ternyata kini Kamis dan udah 3 hari nggak update blog hahaha. Ya udah lah ya pribadi #SassyThursday aja huhu.

Topik ahad ini ialah hari pertama sekolah. YEEYYYY! Abis ahad ini buibu banyak banget yang bikin status dan share foto soal hari pertama anak di sekolah ya. Mabi dan Bebe sih belum sekolah banget jadi kami akan nostalgia! Mengingat dulu hari pertama sekolah ngapain aja sih? Inget nggak ya saya? HAHAHA

Baca punya Nahla:

Oke, saya pertama kali sekolah itu TPA, bukan Taman Kanak-kanak A ya. Taman Pendidikan Agama alias sekolah ngaji. Lanjut Taman Kanak-kanak A terus pribadi SD, nggak Taman Kanak-kanak B dulu. Maklum anaknya pinter hahahaha. Ayo kita ingat satu-satu! Saya cukup inget sih semua alasannya ayah hampir selalu foto jadi punya foto semua. Pertama kali pake seragam olahraga Taman Kanak-kanak aja ada fotonya *SPESIFIK*.

Duh sayang fotonya di Bandung semua ah sebel.

Dan saya sebenernya orangnya pelupa banget jadi goresan pena ini mungkin nggak panjang hahaha. Tentang urusan lupa-lupa ini dapat dibaca di sini ya: Tentang Ingatan 

🏫 TPA alias sekolah ngaji

Sekolah ngaji seragamnya debu coklat butek gitu. Difoto bertiga sama anak tetangga di depan pager rumah tetangga. Semua mukanya flat, nggak ada yang senyum.

Pake jilbab nggak? NGGAK. Cuma pake ciput gitu, lebih kaya topi malah dibanding ciput. Nggak nutupin apa-apa juga haha. Nggak kaya kini ya jilbab anak aja macem-macem banget modelnya. Dan ini saya masih kecil banget, 3 tahun lah.

Blas nggak inget apa-apa sekolah ngajinya ngapain aja hahaha. Ya mencar ilmu ngaji sih tapi terus ya udah nggak tau lagi ngapain di sekolah. Terus cuma ngaji sore doang gitu kan jadi pas udah masuk Taman Kanak-kanak A, ya sorenya tetep ngaji.

🏫 Taman Kanak-kanak A

Namanya Taman Kanak-kanak Sejahtera. Kepala sekolahnya ialah tetangga nenek saya. Padahal rumahnya jauuhhh. Entah kenapa dapat jadi kepsek di situ. Nama Kepsek-nya ibu Susi. Saya selalu ingat ibu Susi ini alasannya wow kepsek wow. Kaya jabatan yang amat sangat tinggi dan harus dihormati.

Hari pertama sekolahnya saya nggak nangis dan super excited! Saya ditungguin ayah pake motor sementara saya baris sama temen-temen dan nyanyi sebelum masuk kelas. Saya nggak nangis. Bahkan saya nggak pernah nangis selama TK.

Mungkin alasannya masih kecil ya, jadi saya cenderung blur dibanding temen-temen sekelas yang umurnya lebih gede hahaha. Umur saya pas masuk Taman Kanak-kanak ini 3,5 tahun. Bahkan belum 4 tahun. Saya tuh yang lempeng aja loh. Ayunan direbut orang, ya udah ngalah. Main sendiri aja kalem.

Cuma bila di kelas sombong soalnya udah dapat baca. Saya inget loh Bu Endang nanya siapa di sini yang sudah dapat tulis namanya sendiri di papan tulis? Saya ngacung, tulis nama di papan tulis pake kapur kuning. Terus dipuji, kusungguh besar hati dengan diriku sendiri.

Terus ngapain lagi? Nggak tau lupa HAHA.

🏫 SD Andir Kidul II

Nah SD ini saya cukup inget detailnya alasannya cukup drama! Kaprikornus abis Taman Kanak-kanak A saya nggak mau Taman Kanak-kanak B, ibu juga nggak maksa Taman Kanak-kanak B sih alasannya ya udalah SD aja bila emang udah mau SD. Masalahnya umur saya gres bahkan belum 5 tahun, 4 tahun 10 bulan. SD mana yang mau terima?

SD yang deket-deket rumah itu nerima minimal 6 tahun ya ampun saya 5 tahun aja belum. Akhirnya dibawa lah ke SD Andir Kidul II ini mayan jauh dari rumah harus pake angkot. Saya sama ibu masuk ke ruang kepala sekolah dan kepala sekolahnya mikir, terima nggak ya? LOL.

Nah terus di ruangannya itu ada papan tulis dan dia menuliskan beberapa kata. Dih dites baca banget nih? Terus saya dapat lah baca semua. Tapi kepsek tetap mikir HAHAHA. Akhirnya ibu saya bilang “ya udah titip aja pak, bila ternyata setahun nggak dapat ngikutin ya nggak apa-apa nanti ngulang aja”.

Kaprikornus lah saya masuk SD horeee! Hari pertama saya inget banget banget banget. Ibu saya ngedudukin saya di meja paling depan dan tengah. Di situ udah ada anak wanita duduk anggun juga, rambutnya pake poni dan masih basah. Ibu saya suruh saya salaman, anak itu namanya Imas.

Dan apa yang saya lakukan setelahnya? Saya mengagumi gantungan kunci di tas Imas. Nggak ngobrol atau apa. Terus Bu Marni tiba dan kemudian … nggak inget. HAHAHAHA.

Kemudian semenjak itu hingga kelas 6 saya selalu ranking 1. Dan ini jadi titik di mana saya selamanya jadi anak paling muda di sekolah, hingga kuliah. Di mana orang-orang sweet seventeen pas Sekolah Menengan Atas sementara saya kuliah tingkat dua hahaha. Mau rayain juga nggak mood amat ya kan, orang-orang umurnya udah 19 tahun lol.

🏫 SMPN 17

Nggak inget sama sekali. Sedikit pun. Lagi saya pilih sekolah ini alasannya deket rumah aja. NEM saya kembalian banyak. Nggak tau hari pertama sekolah dan MOS nya ngapain pun. Yang paling diinget pas Sekolah Menengah Pertama ialah kepsek saya namanya Pak Oman dan ia ini rajin banget bebersih!

Kaprikornus selalu tiba paling pagi terus nyapu sekolah, nyikatin bak ikan. Wah beneran lah tipe pemimpin yang memberi tumpuan baik banget. Terus inget guru sejarah yang dapat dengan gampangnya ngejelasin perjanjian Renville, Linggarjati, dll hingga saya suka banget pelajaran sejarah.

Saya inget saya ikut PMR, ikut CPD (Camping Pelatihan Dasar) di mana ya lupa. Pokonya ada adegan lari-lari di lumpur lah. Terus tahun depannya panitia CPD dan tetep lupa ngapain aja. ZZZ.

Sekolah Menengah Pertama ialah paling tidak ingat apa-apa. Baik sekolahnya maupun teman-temannya. Blur.

🏫 SMAN 10

Pilih sekolah ini juga alasannya deket dan tetep kembalian NEM banyak. Hari pertama sekolahnya LUPA. Cuma inget pas MOS itu kan ada demo ekskul, terus abang kelas mecahin es kerikil 3 lapis pake kepala dan dahinya berdarah hahahaha gagal amat.

Sekolah Menengan Atas paling banyak kisah lah dan saya inget, mungkin alasannya udah gede ya. Tapi satu hal, saya itu nggak pernah nangis di sekolah hingga puber melanda lol. Iya maksudnya saya gres nangis sesenggukan di sekolah itu pas kelas 3 SMA. Itu pun alasannya PMS hahaha cuma salah paham dikit sama temen sekelas terus telungkup nangis di meja. Hormon!

Padahal dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama itu paling dapat “merendahkan” anak yang suka nangis sebagai cengeng. Dih gitu doang nangis apaan sih. Gengsi saya terlalu tinggi untuk nangis. Pas Sekolah Menengan Atas mah bubar lah semua bubar HAHAHA.

🏫 Kuliah

Kuliah ospek fakultas ngapain aja sih kok lupa ergh. Ingetnya ospek jurusan doang ah sebel. Nggak inget lah. Cuma inget harus jalan kaki dari gerbang Unpad bawah. Jalannya harus cepet tapi nggak boleh lari. Kalau lari dimarahin hahaha.

Auk ah.

*

Udah sih gitu aja. Apa-apaan ini goresan pena yang sungguh tidak ada isinya ya. Kalian masih inget nggak hari pertama sekolah gimana? Ayo share ayooo!

-ast-

Detail ►

Just A Quick Update


Halo semuanya. Sorry for being MIA. Terharu deh saya menghilang terus ada yang nanya saya ke mana. T______T

Banyak sekali yang terjadi sepanjang ahad lalu. *lap keringet*

Intinya Bebe cacar air, dan yah alasannya yaitu nggak punya mbak jadi saya nggak masuk kerja. Baru mau masuk kerja besok, itu pun gantian JG yang cuti besok sama Jumat. Demi mengkarantina Bebe, demi nggak nularin ke anak lain di daycare.

Bukan hanya itu, saya juga delete Instagram, Facebook, dan Twitter semenjak hari Kamis ahad lalu. Enam harian saya nggak pake social media dan banyak yang dapat saya ceritakan soal ini.

Iya sih beberapa hari kemudian sempet upload foto, itu dalam perjalanan Bandung - Jakarta. Tapi cuma upload terus delete lagi Instagramnya. Saya lagi berusaha nggak mau tergantung sama social media. Sebelumnya mah tergantung bangeett. Lengkapnya nanti saya kisah di blog post terpisah ya.

Kaprikornus ya, ahad ini hectic sekali. Mana di ketika Bebe sedang cacar, JG sempet masuk UGD pula alasannya yaitu hal remeh tapi bikin drama banget. Ini juga worth blog post terpisah. Hahaha.

Intinya sehabis puasa socmed termasuk blog selama seminggu saya bahagia sekali. Serasa fresh dan nggak diburu-buru apapun. Lagi membiasakan diri baca isu eksklusif di aplikasi isu dan bukannya dari socmed. Lagi coba habit gres yang berat sih emang alasannya yaitu udah bertahun-tahun dilakukan.

Meanwhile harus sambil nyuapin Bebe, akting biar beliau mau minum obat, menjaga beliau biar nggak berkeringat, gantiin baju sesering mungkin dan ngebedakin biar cepet kering cacarnya. Life is hard zzz.

Bebenya udah mau sembuh kok. Dia cacar dikit banget cuma 27 titik (DIHITUNG LOH) alasannya yaitu gres ada merah eksklusif dibawa ke rumah sakit jadi eksklusif ketauan dan dikasih antivirus. Cuma alasannya yaitu cacar katanya masih nularin meski sudah kering, jadi kami masih di rumah. Sebagian udah copot sih kering-keringnya, tapi sebagian yang gede-gede belum.

Kaprikornus sepertinya saya gres akan dapat rajin nulis lagi ahad depan. Punya banyak banget draft sih dan pengen share ke kalian juga.

Tungguin saya ahad depan yaaa! :)

-ast-

Detail ►

Bebe Cacar Air


Akhirnyaaaa, Senin ini dapat jadi Senin "normal" di mana kami bertiga pagi-pagi udah di kendaraan beroda empat untuk kerja dan ke daycare. Minggu kemudian cukup heboh soalnya sebab Bebe cacar air.

Kenapa heboh? Karena cacar air kan menular, jadi Bebe nggak dapat ke daycare. Walhasil, saya dan JG harus bergantian cuti dan main sama Bebe di rumah.

Oke ini dongeng lengkapnya demi pengingat di masa depan!

πŸ’‰Tanda-tanda Cacar Air 

Berawal dari Rabu malam 12 Juli lalu, malem-malem sebelum tidur saya mandikan Bebe. Wah apa nih ada 3 bintik kecil sekali di leher kanan dan bawah leher belakang. Kecil sekecil digigit semut, kecil banget hingga nggak keliatan amat, jikalau diraba gres kerasa jendul. Karena takut gatel, malem itu juga udah saya kasih bedak salicyl.

Saya nggak kepikiran cacar. Karena Bebe kulitnya sensitif dan alergian jadi emang sering muncul merah sebab reaksi alergi. Pun sensitif nggak dapat sembarangan ganti sabun sebab antara merah iritasi atau ngelotok gitu kulitnya. And they said bayi ASI nggak alergian hih. T_______T

Besok siangnya, supervisor daycare fotoin punggung Bebe dan nanya itu kenapa bu? Saya jawab nggak tau ya, apa biang keringet? Terus supervisornya nanya, apa mungkin cacar bu? Saya masih nggak kepikiran hahahaha.

Pas dijemput mbaknya (bukan supervisor) bilang "bu, berdasarkan saya sih ini cacar bu. Ke dokter aja bu, saya yakin deh ini cacar" Memang mbak daycare itu juara banget deh buat gini-ginian hahaha, anaknya banyak sih yaaa. Emangnya saya, anaknya cuma satu lol.

(Baca semua tentang daycare di sini)

Saya iya iya aja, malah bilang "tunggu besok deh, jikalau besok jadi banyak gres ke dokter". Abis ngomong gitu kok ya jadi panik sendiri hahaha. Kalau besok beneran banyak masa malah gres ke dokter? Ya udah pas JG dateng alhasil eksklusif minta ke UGD aja semoga tenang.

Dan cobaannya banyak huhu. Macet ampun-ampunan sebab pas ganjil, sementara plat nomer kendaraan beroda empat kami genap. Mau ke Semanggi aja muter-muter lewat Karet deuh. JG hampir putus asa, duh macet banget, duh laper saya tadi nggak makan siang, duh ini ono. -__________-

πŸ’‰Di UGD

Btw saya dulu nggak tau kenapa banyak orang parno sama UGD. Pas ahad depannya JG ke UGD RSUD di Bandung saya gres tau kenapa orang parno hahaha. Next post ya!

Kali ini sih kami ke RS Jakarta, pokoknya jikalau UGD niscaya ke sini sebab nggak pernah rame dan parkir gampang. Bebe lagi seneng banget sebab gres dibeliin kostum PJ Masks dan ia keukeuh masuk RS pake kostum. -_______-

Diperiksa dokter pake kostum juga dan jumawa banget, mana dokternya manis dan juga ikut manggil ia dengan "Gecko". Diperiksa jadi lancar banget sebab Gecko-nya kalem abis. Dan iyes, faktual cacar.


Kami pun nanya kok dapat ya, ketularan di mana? Kata dokternya "bisa di mana aja bu, di mall atau di daerah umum lain. Virus cacar kan nular lewat udara dan dapat tahan di udara hingga 24 jam"

Saya dan JG melongo di tempat. T_______T

Bengong bukan sebab shock Bebe cacar hahahaha. Ya nggak apa-apa sih cacar, penyakit yang umum lah ya di kalangan belum dewasa zzz. Tapi kami mikirin gimana nih nggak dapat masuk kerja? LOL.

Kata dokternya bagus ketauan masih awal gini jadi dapat eksklusif ditekan virusnya pake obat. Malem itu masih 3 biji juga bintik kecilnya tapi dokternya udah ngeliatin beberapa area dan bilang "di sini nanti muncul bu, di sini juga, blablabla"

Terus ya udah diputuskan ganti-gantian cuti deh! Sampai saya nemu inspirasi cemerlang: KITA KE BANDUNG AJA!

Pertimbangannya rumah ibu di Bandung lebih besar dibanding kontrakan di Jakarta jadi Bebe nggak akan bosan harus berhari-hari di dalam rumah. Kedua, Bandung dingin, in case Bebe lari-larian di dalam rumah pun ia nggak bakal keringetan dan nggak bikin cacarnya gatel. Ketiga, nggak perlu mikirin masak dan makan hahahaha.

Malam itu mendadak packing dan sepakat besok pagi berangkat ke Bandung!

πŸ’‰Di Bandung

Pagi sebelum berangkat, bintik kecil itu alhasil jadi besar segede jagung dan isinya air. Nah jikalau gini gres saya yakin ini cacar hahaha. Tapi ditanya gatel apa nggak jawabannya nggak. Bebe juga nggak demam. Katanya makin muda kena cacar, makin nggak berasa apa-apa.

Saya SD kena cacar dan gatelnya ampuuunnn. Pengen garuk juga nggak boleh kan. Kaprikornus ya inget betapa tersiksanya. Bebe mah kalem aja kaya nggak sakit sama sekali. Lagian Bandungnya emang adem banget, pagi-pagi 17-19 derajat celcius. Tengah hari aja cuma 23-24 gitu enaaakkk.

Cuma cukup repot sebab saya bener-bener jagain semoga ia nggak keringetan banget. Sedikit keringetan eksklusif ganti baju. Sedikit-sedikit dikasih salicyl semoga cepet kering. Untungnya yang banyak itu di punggung jadi Bebe nggak sadar jikalau itu sebenernya parah. Di perut cuma ada 4, dua besar dua kecil. Di kaki 1, di tangan beberapa, di muka cuma 3 kecil-kecil pula. Total saya hitung cuma 27 titik.

Sedikit banget, nggak keliatan cacar lah. Liat anak temennya JG yang cacar juga, se-muka aja kayanya lebih dari 20 deh, kasian huhu. Dan semoga ia kalem alhasil dilibatkan untuk pake salicyl jadi ia bertugas ngebedakin perut dan kaki, saya bedakin punggungnya. Sehari 3 kali sis kaya gitu, bersin-bersin gatel idung banget kena bedaknya.

Hari Minggu udah kering semua yeaaayyy!

Senin siang pulang ke Jakarta sebab ibu dan ayah harus ke Makassar. Selasa Rabu saya di rumah, Jumat Sabtu JG di rumah. Jumat sebagian besar udah copot, Sabtu udah copot semua. Senin ini kembali ke daycare yeaaayyy!

Selain ganti baju, minum obat juga peer banget sebab tiap minum obat saya harus akting. "WAA OBATNYA WANGI SEKALIII. ENAK YA!" atau "EH INI OBAT APA SIH KOK ENAK? XYLO HEBAT YA MINUM OBATNYA PINTAR!".

Obat anyir yang dimaksud ialah vitamin doang. Obat benerannya (anti virusnya) itu puyer dan nggak ada rasanya sama sekali, jangan-jangan itu tepung lol. Sekali dicampur ke air minum ia dan habis. Berikutnya sesendok vitamin eksklusif taro puyer atasnya, jadi sekali hap eksklusif masuk dua obat. Kulelah ekting, maklum bukan ektris. T_______T

πŸ’‰Yang dilakukan dikala Bebe cacar

Bebe sembuhnya cepet banget. Tiga hari kering semua, cuma saya emang nunggu copot semua dulu luka keringnya gres masuk daycare sebab takut nularin orang.

1. Ganti baju sesering mungkin. Bebe ganti baju 4 kali sehari, tiap ganti baju dibedakin ulang. Pertimbangannya jikalau ada yang pecah, pecahannya nempel di baju, takut jadi bikin bintik gres di daerah lain. (ini entah bener apa nggak secara medis)

2. Makan banyak dan obat jangan kelewat. Minum vitamin dan madu. Karena cacar emang harus dilawan dengan daya tahan badan baik.

3. MANDI! Kalau nggak mandi gatel ih. Kata dokter mandi aja pake dettol semoga sekalian matiin kuman-kuman. Bebe malah berendem air anget pake dettol. Kalau bule-bule gitu berendem oatmeal dong katanya semoga nggak gatel.

4. Jangan minum air kelapa sekaligus sama obat. Dulu katanya minum air kelapa semoga merah-merahnya cepet keluar. Tapi lebih logis klarifikasi air kelapa menetralkan obat sih. Hahaha. Terserah tapi kan yang penting minum air putih aja yang banyak.

5. Jangan digaruk takut jadi bekas. Bebe nggak ngerasa gatel untungnya dan ia nggak colek-colek bekasnya sih untungnya juga. Lebih sebab nggak ngerti kali ya. Haha

Saya pake salicyl doang, beberapa orang nyaranin acyclovir dan udah beli. Cuma jikalau salep gitu peer banget kan harus ditotol satu-satu. Mana kesentuh dikit aja Bebe ngamuk. Akhirnya ya bedakan aja. Kalau bedak kan tinggal tumpahin aja yang banyak ke punggung terus usap dikit juga rata.

*

YAAA BEGITULAAHHH CERITANYA. Capek ya. Nulisnya capek hingga males selip-selipin link related post hahaha.

Kok dapat cacar sih emang nggak vaksin? Kaprikornus lewat dua tahun dan semua vaksin "wajib" selesai saya blas nggak cek-cek buku vaksin lagi. Pas kemarin rame kempen MR saya jadi cek dan woiyaaaa selain MMR belum PCV juga ketunda-tunda terus.

PCV sama Hepatitis A lah akhirnya. Terus dokternya bilang "abis ini cacar air ya bu" dan nulisin tanggal cacar air bulan Agustus. Minggu depannya Bebe cacar hhhh. Kaprikornus nggak usah vaksin cacar kan ya jikalau udah gini?

Anyway selamat hari Senin semuanya! Semoga sehat-sehat semua ya semoga kerjanya lancar!

-ast-

Detail ►